Selama bertahun-tahun, dia melakukannya Unta Dengan memasarkan dirinya sebagai satu-satunya perusahaan di dunia yang peduli terhadap privasi penggunanya dan ingin melindunginya serta mencegah segala upaya untuk melanggarnya. Mengonfirmasi bahwa perangkatnya dirancang untuk mengamankan data pengguna, dan bahkan tidak dapat mengakses data tersebut. Namun, tuntutan hukum mencatat bahwa perusahaan yang paling sadar privasi pun terkadang bisa bertindak terlalu jauh dan melanggar privasi.

Apple dan privasi

Ceritanya bermula ketika surat kabar Guardian menerbitkan laporan pada tahun 2019 yang menjelaskannya. Mikrofon itu siri Ini dioperasikan untuk merekam percakapan yang dilakukan oleh pengguna secara diam-diam untuk meningkatkan layanan. Segera setelah itu, tuntutan hukum class action diajukan terhadap Apple. Pembuat iPhone itu dituduh menggunakan asisten suara Siri untuk memata-matai pengguna tanpa sepengetahuan mereka.
Ini merupakan isu lama yang beredar di media sosial
Ini belum berakhir, keraguan mulai tumbuh seputar Apple. Laporan baru muncul yang mengklaim bahwa perusahaan menjual beberapa data pengguna kepada pengiklan. Buktinya ada di Laporan pendapatan Apple Yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Khususnya di halaman 38, Anda akan menemukan bahwa penjualan perangkat Apple mengalami penurunan antara tahun 2022 dan 2023. Pada saat yang sama, pendapatan departemen jasa, termasuk periklanan, meningkat.
Apple menanggapi

Menanggapi tuduhan tersebut, Apple mengeluarkan permintaan maaf pada Agustus 2019 dan menghentikan programnya yang menggunakan kontraktor manusia untuk mengklasifikasikan rekaman audio asistennya Siri. Perusahaan berjanji untuk menerapkan perubahan, termasuk tidak menyimpan rekaman dan mengizinkan pengguna memilih untuk membagikan rekaman mereka untuk tujuan meningkatkan dan mengembangkan Siri. Pada bulan Oktober tahun yang sama, dengan dirilisnya iOS 13.2, Apple memperkenalkan pengaturan yang memungkinkan pengguna menghapus riwayat Siri mereka dan memilih untuk tidak membagikan rekaman audio.
Berapa banyak orang yang termasuk dalam pemukiman tersebut?
Ini akan menjadi puluhan juta konsumen di Amerika Serikat Mereka yang memiliki atau membeli iPhone dan perangkat Apple lainnya yang dilengkapi Siri mulai 17 September 2014 hingga akhir tahun lalu, 31 Desember 2024, berhak menerima sebagian dari jumlah pelunasan.
Penyelesaian ini hanya ada di Amerika Serikat, berbeda dengan yang beredar di situs media sosial
Apple diperkirakan akan menyelesaikan tuntutan hukum tersebut dengan membayar $95 juta (77 juta poundsterling Inggris atau 153 juta dolar Australia), dan setiap orang dalam penyelesaian tersebut dijadwalkan menerima $20. Tentu saja, jumlah setiap pengguna dapat bertambah atau berkurang sesuai dengan jumlah klaim. Jumlah dana penyelesaian dikurangi untuk menutupi biaya dan biaya hukum.
Apakah Apple melanggar hukum apa pun?
Apple melanggar undang-undang penyadapan telepon federal dan undang-undang lain yang dirancang untuk melindungi privasi pengguna. Namun Apple dengan tegas membantah melakukan kesalahan apa pun dan menegaskan bahwa mereka akan bebas dari segala kesalahan jika kasus tersebut dibawa ke pengadilan. Di sisi lain, pengacara para korban mengklaim bahwa pelanggaran yang dilakukan Apple sangat parah sehingga perusahaan tersebut dapat dikenakan kompensasi hingga $1.5 miliar jika kalah dalam kasus tersebut. Bisa dikatakan, apa yang dilakukan Apple, baik sengaja maupun tidak, tidak membuat kita mengabaikan sebuah informasi yang sangat penting, yaitu Apple dianggap sebagai salah satu dari sedikit perusahaan di dunia yang peduli terhadap privasi dan keamanan penggunanya. . Mereka juga ingin melindungi mereka dari segala pelanggaran atau serangan jahat.

Terakhir, Anda mungkin bertanya-tanya, jika Apple tidak bersalah, mengapa Apple mengambil solusi penyelesaian? Jawabannya, sobat, adalah bahwa perusahaan-perusahaan besar sering kali memutuskan bahwa masuk akal untuk menyelesaikan gugatan kelompok (class action) daripada terus menanggung biaya hukum dan mengambil risiko publisitas buruk untuk merek serta produk mereka. Selain itu, gugatan ini juga menyasar salah satu nilai inti yang dibanggakan Apple, yaitu privasi, yang dianggap sebagai hak asasi manusia. Oleh karena itu, solusi idealnya adalah mencegah tuntutan hukum tersebut sampai ke pengadilan dengan membayar sejumlah uang penyelesaian, yang merupakan jumlah yang sangat kecil dibandingkan dengan ukuran dan nilai pasar perusahaan.
Sumber:



7 ulasan