Banyak pengguna percaya bahwa teknologi IPhone Perangkat yang tangguh memberikan perlindungan lengkap terhadap berbagai ancaman digital. Hal ini memang benar, tetapi tidak 100%. Meskipun Apple dikenal dengan kebijakannya yang ketat dan fokus pada privasi dan keamanan, mengandalkan iPhone Anda sepenuhnya untuk melindungi Anda dari penipuan bisa menjadi ilusi yang berbahaya. Penipu terus-menerus menemukan metode baru untuk menerobos penghalang keamanan. Dalam artikel ini, kami akan menyoroti mengapa kehati-hatian sama pentingnya dengan kekuatan perangkat Anda dalam menghadapi penipuan.

tipuan

Penipuan menjadi ancaman yang semakin meningkat bagi individu maupun bisnis. Penipuan bukan lagi sekadar pesan teks mencurigakan atau panggilan telepon anonim. Para penipu kini menggunakan metode yang semakin canggih, memanfaatkan celah apa pun untuk mencapai tujuan mereka. Meskipun teknologi modern, seperti iPhone dan sistem operasinya yang canggih, menawarkan perlindungan berlapis, mengandalkan teknologi tersebut sepenuhnya dapat menyebabkan kita menjadi terlalu percaya diri.
Hal ini dikonfirmasi oleh perusahaan keamanan siber ternama Malwarebytes yang menerbitkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa pengguna IPhone Lebih ceroboh dan kurang aman saat daring. Meskipun tidak ada alasan tunggal di balik temuan studi ini, pengguna iPhone lebih cenderung setuju dengan pernyataan, "Saya percaya langkah-langkah keamanan di ponsel saya akan melindungi saya," dibandingkan dengan pengguna Android.
Kepercayaan ini dapat berdampak negatif, karena pengguna iPhone merasa kurang terdorong untuk mengubah perilaku mereka saat berbelanja online. Mereka juga kurang tertarik (atau mungkin tidak mengetahui) penggunaan langkah-langkah keamanan siber tambahan.
iPhone bukanlah benteng.

Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 1300 orang di Amerika Serikat, Inggris, Austria, Jerman, dan Swiss, mencakup sejumlah fakta menarik, sebagai berikut:
- 63% pengguna iPhone telah mendaftar layanan pesan teks menggunakan nomor telepon mereka untuk menerima kupon, diskon, uji coba gratis, atau promosi lainnya, dibandingkan dengan 55% pengguna Android.
- 41% pengguna iPhone telah mengirim pesan langsung melalui media sosial ke akun bisnis atau penjual untuk menerima diskon atau kode promo, dibandingkan dengan 33% pengguna Android.
- 47% pengguna iPhone membeli produk dari situs web atau pemasok yang tidak dikenal hanya berdasarkan harga, dibandingkan dengan 40% pengguna Android.
- 70% pengguna iPhone memindai kode QR untuk menyelesaikan pembelian, sementara 63% pengguna Android melakukan hal yang sama.
- 21% pengguna iPhone melaporkan menggunakan perangkat lunak keamanan di ponsel mereka, dibandingkan dengan 29% pengguna Android.
- Hanya 19% pengguna iPhone yang menggunakan pemblokir iklan, dibandingkan dengan 27% pengguna Android.
- 35% pengguna iPhone memilih kata sandi yang unik dan kuat untuk akun mereka, dibandingkan dengan 41% pengguna Android.
- Studi tersebut menemukan bahwa 53% pengguna iPhone menjadi korban penipuan, dibandingkan dengan 48% pengguna Android.
Malwarebytes mengatakan beberapa angka mungkin mendekati, tetapi hasilnya menegaskan bahwa iPhone Anda mungkin tidak secara inheren lebih aman daripada ponsel pintar lainnya. Perusahaan juga mencatat bahwa tanggung jawab utama terletak pada pengguna untuk mewaspadai dan mengenali penipuan umum, serta mengetahui cara menanganinya. Terutama karena iPhone adalah ponsel pintar terpopuler di pasaran dalam hal penjualan dan penggunaan global, wajar jika iPhone menjadi target utama para peretas.
Bagaimana cara melindungi diri sendiri?

- Tetap waspada dan skeptis saat menangani pesan teks, panggilan, atau email yang tidak dikenal.
- Jangan pernah mengeklik tautan dalam pesan yang mencurigakan. Dan jangan menghubungi nomor yang mungkin meminta Anda menghubungi mereka.
- Gunakan kata sandi yang kuat dan autentikasi multifaktor bila memungkinkan.
- Jangan lupa memperbarui sistem Anda. iOS Secara teratur.
- Tetap terinformasi tentang ancaman umum terbaru dan cara kerjanya. Semakin banyak informasi yang Anda ketahui, semakin baik Anda dapat mengidentifikasi penipuan.
- Ikuti aplikasi telepon gram :)
Sumber:



10 ulasan