Setengah abad! Bisakah Anda bayangkan? Apple, yang dimulai di sebuah garasi kecil tanpa apa pun selain mimpi dan ambisi, kini mendekati ulang tahun ke-50 pada 1 April 2026. Dan karena kami di iPhone Islam tidak pernah ketinggalan informasi tentang Apple kesayangan kami, kami mengikuti dengan penuh minat wawancara yang dilakukan oleh koresponden CBS, David Pogue, dengan CEO Tim Cook pada kesempatan peristiwa bersejarah ini, di mana Cook tidak hanya berbicara tentang angka dan pasar saham, tetapi juga menggali esensi dari apa yang membuat Apple menjadi Apple!

Manusia dan budaya: Mesin penggerak inovasi sejati

Dalam wawancara tersebut, Tim Cook mengungkapkan apa yang ia sebut sebagai elemen "esensial" dari kesuksesan Apple: orang-orang dan budaya. Sementara sebagian orang mungkin berpikir bahwa paten dan kekayaan intelektual adalah harta karun yang sebenarnya, Cook melihatnya secara berbeda, pada dasarnya mengatakan kepada kita bahwa mesin tanpa jiwa tidak berharga.
Cook dengan lugas menyatakan, “Ya, kami memiliki banyak kekayaan intelektual dan sebagainya, dan itu penting, tetapi orang-oranglah yang menciptakan kekayaan intelektual tersebut. Budayalah yang menciptakan inovasi melalui kekayaan intelektual itu.” Dengan kata lain, jika Anda tidak memiliki orang-orang yang tepat yang mewujudkan “budaya Apple,” semua paten itu tidak akan ada gunanya. Orang-orang adalah mesin dan jiwa dari perusahaan raksasa ini.
Apple "berkicau sendirian" di antara kawanannya sendiri
Salah satu pernyataan paling mencolok dalam wawancara tersebut adalah deskripsi Cook tentang Apple sebagai perusahaan yang unik dan tak tertandingi, menyebutnya sebagai "Party of One" (Pihak Sendiri). Dia menjelaskan bahwa membangun budaya seperti Apple bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam, melainkan puncak dari seleksi yang cermat selama bertahun-tahun.
Cook menambahkan, “Saya pikir sangat sulit untuk meniru budaya ini karena membutuhkan waktu yang lama. Anda harus merekrut orang yang tepat, dan kemudian mereka merekrut orang tepat lainnya, dan itulah cara Anda membangun seluruh organisasi.” Cook tampaknya sangat yakin bahwa para pesaing, sekeras apa pun mereka mencoba, tidak akan mampu “merekayasa balik” etos Apple karena budaya tersebut bukan hanya daftar spesifikasi teknis; itu adalah lingkungan kerja dan pola pikir yang unik.
Sebuah buku baru mendokumentasikan perjalanan lima puluh tahun tersebut.
Wawancara ini merupakan bagian dari promosi buku baru David Pogue, "Apple: The First 50 Years," yang akan segera dirilis. Buku ini menceritakan kisah lengkap perusahaan ikonik tersebut: bagaimana perusahaan itu lahir, bagaimana perusahaan itu hampir runtuh, dan bagaimana perusahaan itu terlahir kembali di bawah kepemimpinan Steve Jobs, hingga akhirnya menjadi perusahaan paling berharga di dunia di bawah Tim Cook.
Buku ini berisi foto berwarna dan wawasan baru tentang budaya yang mendefinisikan Apple, beserta wawancara dengan tokoh-tokoh legendaris yang membantu membentuk perusahaan tersebut. Ini adalah perjalanan menembus waktu yang menceritakan bagaimana Apple bertransformasi dari perusahaan komputer menjadi gaya hidup yang diikuti oleh jutaan orang di seluruh dunia.
Sumber:



5 ulasan