Untuk menandai hari jadinya yang ke-50… museum produk Apple terbesar di Eropa dibuka di Belanda.

Bayangkan berjalan menyusuri koridor sempit dan tiba-tiba mendapati diri Anda dikelilingi oleh sejarah teknologi selama 50 tahun yang telah mengubah dunia. Ini bukan sekadar mimpi bagi penggemar Apple; ini adalah realitas baru yang diwujudkan di Belanda! Bertepatan dengan ulang tahun ke-50 Apple, museum Apple terbesar di Eropa dibuka di Utrecht, berfungsi sebagai mesin waktu yang membawa Anda dari garasi sederhana Steve Jobs hingga puncak teknologi global.

Dari situs web PhoneIslam: Desain interior modern dan minimalis untuk ruang museum dengan lampu gantung, ruang hijau, aksen kayu, dan teks yang mempromosikan pameran Apple Museum di Belanda.


Lebih dari sekadar tempat penyimpanan perangkat lama

Dari PhoneIslam: Tiga orang melihat pameran komputer dan teknologi lama di galeri modern yang terang benderang di Museum Apple di Belanda, dikelilingi oleh layar informasi di dinding.

Museum seluas 2000 meter persegi ini bukan sekadar koleksi mesin-mesin berdebu yang tersusun acak, melainkan sebuah karya seni yang dikurasi dengan cermat dan diawasi oleh Ed Bendall. Museum ini menyimpan salah satu koleksi Apple terbesar di dunia, yang dibagi menjadi ruangan-ruangan bertema yang menceritakan kisah evolusi desainnya. Salah satu fitur paling mencolok yang akan langsung menarik perhatian Anda saat memasuki museum adalah "Dinding Pelangi" yang menakjubkan, yang terdiri dari mesin iMac G3 legendaris, mesin-mesin yang menjadi penyelamat Apple di akhir tahun 1990-an.

Dari situs web PhoneIslam: Seseorang berdiri di bengkel yang rapi dengan peralatan di atas papan, rak-rak perlengkapan, dan karpet di lantai, mempelajari benda-benda yang dipajang di papan buletin - seperti pameran di museum di Belanda.

Ini bukan hanya tentang memamerkan perangkat; ini tentang menciptakan kembali secara teliti tempat di mana semuanya bermula: garasi ikonik tempat Steve Jobs dan Steve Wozniak bekerja. Ini adalah pengalaman mendalam yang memungkinkan Anda merasakan semangat tantangan dan inovasi yang bersemayam di dalam dinding kayu sederhana itu setengah abad yang lalu, sebelum Apple menjadi perusahaan yang kita kenal sekarang.


Perjalanan waktu dari tahun 1976 ke tahun 2026

Yang membedakan museum ini adalah pendekatan penceritaannya yang menarik. Alih-alih hanya memajang perangkat dalam urutan kronologis yang membosankan, pengunjung dipandu melalui momen-momen penting dalam sejarah perusahaan. Sebuah ruang khusus menjelaskan apa yang terjadi pada perusahaan setelah kepergian pertama Steve Jobs dan periode kekacauan yang dialaminya. Kemudian, pengunjung melanjutkan perjalanan melalui koridor "Think Different" ke ruangan melingkar yang dipenuhi warna-warna cerah iMac, melambangkan fajar era kesuksesan baru.

Dinding yang dipenuhi iMac berwarna-warni di Museum Apple yang baru.

Museum ini mencakup seluruh perjalanan sejarah Apple, dari komputer pertamanya hingga iPhone 17 terbaru dan produk-produknya di tahun 2026. Hebatnya, sebuah tim sukarelawan yang bersemangat bekerja untuk memulihkan perangkat langka, aksesori, prototipe, dan manual asli. Kejutan yang menyenangkan adalah beberapa perangkat klasik ini masih berfungsi penuh dan bahkan tersedia bagi pengunjung untuk dicoba dan menghidupkan kembali kenangan "sistem operasi klasik" sebelum era layar sentuh.

Jika Anda mengunjungi museum ini, perangkat apa yang pertama kali akan Anda cari untuk dicoba lagi?

Sumber:

macrumors.com

6 ulasan

pengguna komentar
Akram Elhayani

Saya sudah menolak iklan-iklan yang mengganggu sejak pembaruan terakhir... mereka memaksa saya untuk membayar.
Saya akan menghapus aplikasinya
Saya mengikuti Anda setiap hari sejak aplikasi ini masih bernama iPhone Islam.
Sayang sekali...

pengguna komentar
HANY SUDAH

Saya masih penggemar iPod, revolusi teknologi yang mengubah dunia… (jika Anda mengunjungi museum tersebut)

1
2
pengguna komentar
Alaa Almajeed

Kepada tim manajemen! Mengapa pemberian koin dihentikan hanya karena membuka aplikasi dan membaca artikel?

    pengguna komentar
    Administrator blog

    Kami sedang mengerjakan beberapa pembaruan, dan koin gratis akan kembali lagi, insya Allah.

pengguna komentar
Tidak diketahui

Mengapa aplikasi tersebut tidak lagi mengirimkan poin setiap hari?!

    pengguna komentar
    Administrator blog

    Kami sedang mengerjakan beberapa pembaruan, dan koin gratis akan kembali lagi, insya Allah.

tinggalkan Balasan