AirPods adalah salah satu produk yang mewujudkan filosofi Apple tentang "kesederhanaan dan kepraktisan," yang berkinerja sangat lancar sejak peluncuran awalnya pada tahun 2016. Selama bertahun-tahun, Apple terus menyempurnakan desain dan menambahkan fitur cerdas seperti suara surround dan terus meningkatkan peredam kebisingan aktif. Namun, terlepas dari semua kemajuan ini, Anda mungkin memperhatikan bahwa salah satu earbud kehilangan daya lebih cepat daripada yang lain, yang bisa mengkhawatirkan dan membuat Anda mencurigai adanya cacat produksi.

Mengapa baterai salah satu earbud lebih cepat habis dibandingkan yang lainnya?
Jika Anda mendapati diri Anda dalam situasi ini, itu belum tentu kesalahan teknis; cara Anda menggunakan headphone mungkin menjadi penyebabnya. Bayangkan Anda berada di bandara, menunggu penerbangan, dan Anda ingin mendengarkan musik sekaligus ingin mendengar pengumuman penting atau berbicara dengan teman-teman Anda. Solusi mudah yang sering kita lakukan adalah memasang satu earbud dan membiarkan yang lainnya di wadah pengisian daya.

Kebiasaan khusus inilah yang dapat menyebabkan variasi signifikan dalam daya tahan baterai. Dalam satu pengujian pribadi, menggunakan satu earbud dalam waktu lama mengakibatkan daya baterainya hanya mencapai 13%, sementara yang lainnya tetap 74%. Meskipun AirPods Pro menawarkan fitur "transparansi" yang memungkinkan Anda mendengar lingkungan sekitar dengan jelas, banyak orang lebih memilih untuk melepas satu earbud untuk menghindari kebingungan atau karena mereka merasa berbicara dengan kedua earbud terpasang tidak sopan.
Ilmu di balik penurunan kualitas baterai AirPods

Masalah sebenarnya terletak pada "siklus pengisian daya." Ketika Anda mengisi daya satu earbud lebih sering daripada yang lain, earbud tersebut akan melalui lebih banyak siklus pengisian daya, mengurangi kapasitas keseluruhannya untuk menyimpan daya dalam jangka waktu lama. Ini menjelaskan mengapa perangkat Apple seperti iPhone memiliki fitur "pengisian daya baterai yang dioptimalkan," yang bertujuan untuk meminimalkan penurunan kualitas dengan membatasi waktu baterai berada pada daya 100%.
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa baterai lithium yang terisi penuh mengalami tekanan mekanis pada elektroda, yang dapat menyebabkan deformasi seiring waktu. Sederhananya, menjaga baterai tetap terisi penuh dalam waktu lama memberikan tekanan yang signifikan padanya. Oleh karena itu, jika Anda secara konsisten menggunakan satu earbud sementara yang lain dibiarkan mengisi daya, Anda mempercepat penuaan satu baterai sementara yang lain tetap dalam kondisi baik, menciptakan kesenjangan kinerja yang tidak dapat Anda perbaiki di kemudian hari.
Cara terbaik untuk menjaga keseimbangan daya tahan baterai AirPods adalah dengan selalu memperlakukannya sebagai satu kesatuan, bukan dua perangkat terpisah. Cobalah untuk menggunakannya bersamaan kapan pun memungkinkan, dan jika Anda perlu mendengar lingkungan sekitar, gunakan mode Transparansi pada AirPods Pro, atau lepaskan keduanya untuk percakapan yang lebih lama. Menjaga siklus pengisian daya yang seimbang adalah kunci untuk memperpanjang umur earbud favorit Anda selama bertahun-tahun yang akan datang.
Sumber:



تعليق واحد